Setiap weton memiliki nilai neptu yang unik, hasil penjumlahan nilai hari dan pasaran.
Ketika nilai neptu ini berpadu dengan energi bulan tertentu, dipercaya akan menghasilkan pengaruh yang positif atau negatif bagi pemilik weton.
Primbon Jawa mengaitkan kehidupan manusia dengan siklus alam semesta.
BACA JUGA:Honda Monkey 2025: Motor Mini Street Bike dengan Desain dan Warna yang Kece Abis!
BACA JUGA:Mengungkap Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S10 Series, Siap-siap Rilis Tanggal
Pergerakan planet, bintang, dan posisi bulan diyakini dapat mempengaruhi nasib seseorang.
Setiap weton memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda-beda.
Di bulan tertentu, karakteristik positif dari suatu weton dapat semakin bersinar dan membawa keberuntungan.
Ramalan-ramalan yang diwariskan oleh leluhur menjadi acuan dalam memprediksi keberuntungan seseorang berdasarkan wetonnya.
BACA JUGA:Realme 8 Pro, HP Mid Range dengan Performa Gesit & Kamera 108 MP, Harga Segini Aja!
Weton adalah sebuah sistem penanggalan dalam budaya Jawa yang menggabungkan hari dalam seminggu (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu) dengan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
Setiap kombinasi hari dan pasaran ini memiliki nilai numerik yang disebut neptu.
Sementara itu ramalan adalah upaya untuk memprediksi atau menebak kejadian di masa depan.
Dalam konteks weton, ramalan sering dikaitkan dengan upaya untuk mengetahui karakter seseorang, keberuntungan, jodoh, dan peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya berdasarkan nilai neptu dan kombinasi hari dan pasaran tersebut.
BACA JUGA:5 Weton Ini Menurut Primbon Jawa Anti Miskin dan Selalu Beruntung, Ada Wetonmu?