Dalam primbon Jawa, weton atau hari lahir seseorang dianggap memiliki pengaruh besar terhadap sifat, nasib, dan karakter orang tersebut. Beberapa weton dianggap paling setia dan berhati tulus dalam hubungan.
BACA JUGA:Cara Gampang Klaim DANA Gratis Selasa 28 Mei 2024, Saldo Langsung Cair
Dalam kepercayaan Jawa, Weton mengacu pada perhitungan hari lahir seseorang berdasarkan penanggalan Jawa. Metode ini menggabungkan lima hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) dengan tujuh hari pekan (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu).
Weton Jawa digunakan untuk mengetahui karakter, nasib, dan kecocokan seseorang dengan orang lain.
Hari dimana seseorang dilahirkan diyakini membawa pengaruh pada sifat, karakter, dan jalan hidup anak tersebut.
Ada beberapa versi dalam perhitungan neptu weton Jawa, antara lain Pancasuda, Saptawara/Pancawara, dan Kamarokam.
BACA JUGA:Siap-siap! Vivo S19 Sudah Bisa Dipesan: Cek Spesifikasi dan Harga Disini!
BACA JUGA:Tim Supervisi Sikat Musi 1 2024 Polda Sumsel Sambangi Polres Ogan Ilir, Tekankan Penegakan Hukum
Orang Jawa memanfaatkan karya-karya leluhur sebagai pijakan dan pijaran hidupnya, mengacu pada budaya turun-temurun.
Weton juga digunakan untuk meramal kecocokan jodoh, menentukan masa tanam dan panen, serta meramalkan hari baik untuk tujuan tertentu.
Selain itu juga ada weton jodoh yakni hari kelahiran yang dapat mengetahui watak atau sifat seseorang ketika lahir hingga dewasa.
Weton sering menjadi pertimbangan dalam memutuskan sesuatu, termasuk kecocokan jodoh.
BACA JUGA:7 Shio Paling Hoki, Rezeki Tak Terduga Datang dari Segala Arah
BACA JUGA:7 Shio Paling Beruntung, Karir Melesat dalam Waktu Dekat
Ada berbagai metode perhitungan neptu weton Jawa, termasuk melempar bongkahan dan mengartikan hasil lemparan.