Buaya 2 Meter Terekam Kamera di Sungai Desa Jermun, Warga Resah

Kamis 27 Feb 2025 - 23:12 WIB
Reporter : Ardi
Editor : Ardi

OKI NEWS - Warga Desa Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dilanda kecemasan akibat kemunculan seekor buaya besar di sungai yang mengalir antara Desa Pulu Parang, Kecamatan Jejawi dan Desa Jermun.

Buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 2 meter ini telah membuat warga sangat khawatir.

Sungai tersebut merupakan jalur transportasi utama bagi warga yang biasa menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari, seperti menuju kebun, mencari ikan, atau bahkan mencuci motor dan mobil.

Kehadiran buaya di sungai ini tentu menambah rasa takut, mengingat banyaknya warga yang bergantung pada sungai tersebut untuk berbagai keperluan.

BACA JUGA:Buaya Liar Mengganggu Keamanan Warga Desa Tirta Mulia, BKSDA Diminta Turun Tangan

BACA JUGA:Sungai Air Sugihan Jadi Habitat Puluhan Buaya, Masyarakat Diimbau Waspada

Kemunculan buaya ini terekam dalam sebuah video yang diambil oleh warga menggunakan ponsel, dan kemudian viral di media sosial. Hingga saat ini, buaya tersebut masih berkeliaran di sungai, terutama di sekitar Kampung 1, Desa Jermun.

Menurut informasi yang dihimpun, warga sudah beberapa kali melihat buaya tersebut dalam dua minggu terakhir. Salah satu warga, Nizar, mengungkapkan rasa khawatirnya, “Kami sekarang sangat takut untuk beraktivitas di sungai itu. Kami khawatir jika sampai diterkam oleh buaya,” ujarnya, Kamis 27 Februari 2025.

Kepala Desa Jermun, Abusroni, juga mengungkapkan kecemasannya terkait kemunculan buaya ini. Bersama warga, ia memantau debit air sungai dan saat itulah buaya terlihat. Abusroni mengaku sering menerima laporan dari warga mengenai kemunculan buaya yang semakin sering.

“Buaya itu masih berkeliaran di sungai, membuat kami semua semakin khawatir,” jelasnya.

BACA JUGA:Warga Dihantui Kemunculan Buaya Sungai Komering, BKSDA Tinjau Lokasi untuk Pencegahan

BACA JUGA:Kemunculan Buaya Bikin Heboh, Camat Kayuagung Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Sungai Komering

Untuk mengatasi masalah ini, pihak desa berencana memasang papan peringatan besar agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.

"Kami sangat khawatir dengan potensi kejadian yang tidak diinginkan. Sungai ini merupakan jalur utama bagi masyarakat, baik untuk pergi ke kebun maupun mencari ikan," tambah Abusroni.

Selain itu, Abusroni menambahkan bahwa buaya ini semakin meresahkan warga karena sering terlihat naik ke permukaan tanggul atau kanal yang berada di tepi sungai.

Kategori :