Raffi Ahmad Bakal Bantu Aco Rp70 Juta Buat Bikin Perahu Baru

Raffi Ahmad Bakal Bantu Aco Rp70 Juta Buat Bikin Perahu Baru--
Mendengar itu, Raffi Ahmad merasa bersimpati dan berjanji kepada Aco untuk memberikan sebuah perahu yang lebih bagus daripada sebelumnya.
"Bapak Aco nggak usah khawatir, nanti saya beliin perahunya dan bapak bisa bekerja lagi," ujar Raffi Ahmad.
Sejurus kemudian, artis yang dijuluki Sultan Andara ini pun bertanya kepada Aco berapa biaya yang dibutuhkan untuk membeli sebuah perahu baru.
Aco menjawab, secara detil Ia tidak mengetahuinya namun dikatakan Aco biaya pembelian perahu baru itu mencapai puluhan juta rupiah.
Aco memperkirakan perahu yang ia pakai sebelum diterjang ombak, biayanya bisa mencapai Rp70 jutaan, dan Raffi Ahmad pun menyanggupinya.
Selain itu, Raffi Ahmad juga membuka donasi bagi siapapun yang ingin membantu keluarga Aco agar bisa bekerja lagi untuk menafkahi keluarga.
Dikabarkan sebelumnya, sebuah foto ayah dan 2 anaknya terombang ambing di lautan diatas kapalnya yang nyaris karam menurut netizen jadi foto yang mahal tahun ini.
Betapa tidak, kedua anak ini harus mensyukuri punya ayah yang hebat, yang dengan segala kemampuannya mencoba menyelamatkan anaknya.
Lalu, sebuah akun medsos menceritakan kronologis peristiwa yang nyaris merenggut nyama seorang nelayan dan anak-anaknya ini ditengah laut.
Adalah akun medsos @labuanbajo_info, ya g menceritakan kronologis peristiwa itu terjadi menyebutkan pengorbanan seorang ayah mencari nafkah dan memenuhi tanggung jawab dan melindungi anggota keluarga
Mereka terombang ambing di laut selama 2 jam lebih, yang terjadi pada hari Minggu 30/06, tidak ada satu kapal yang melintas mau menolong.
Miris nya ada satu kapal yg melintas sempat memvideokan mereka tapi tidak ada niat dan datang menolong.
Sampai saat Speedboat Zea Zaydan yang ditumpangi bersama 3 orang wisatawan melintas di sekitar mereka.
Kapten dan crew speedboat dengan sigap menolong mereka, dan dalam perjalanan ke Labuan Bajo 10 menit kemudian kami berpapasan dengan tim dari BASARNAS lalu mereka di evakuasi ke dalam speedboat milik BASARNAS Selat Lintah Pulau Padar.