Misalnya, bila kamu takut terkontaminasi kuman, menyentuh pintu di mal bisa menimbulkan rasa takut dengan intensitas 3.
Sedangkan menyentuh lantai toilet di mal bisa menimbulkan ketakutan intensitas 10.
BACA JUGA:5 Cara Efektif Mengatasi Gusi Bengkak Secara Alami Menurut Dokter Gigi!
BACA JUGA:Selain Bisa Cegah Anemia, Petai Cinta Miliki Banyak Manfaat Loh, Apa Saja?
Lalu, kamu akan mencuci tangan selama 15 menit untuk meredakan kecemasan tersebut.
Dengan melacak pemicunya, kamu akan lebih mudah untuk mengantisipasi dorongan kompulsif sebelum ia muncul. Cara ini bisa membantu kamu untuk mengobati OCD.
2. Belajarlah untuk melawan kompulsif OCD
Menghindari situasi yang bisa memicu pikiran obsesif mungkin tampak seperti ide brilian untuk mengobati OCD.
Namun, semakin kamu mencoba menghindarinya, semakin terasa menakutkan pikiran tersebut.
BACA JUGA:Buah Buni: Si Mungil Langka Kaya Manfaat yang Baik untuk Kesehatan
BACA JUGA:Inilah Diet yang Cocok Dilakukan Pengidap Maag, Jangan Konsumsi Alkohol
Sebaliknya, cobalah untuk berulang kali mengekspos dirimu pada pemicu OCD. Dengan begitu, kamu bisa belajar untuk menahan keinginan untuk melakukan ‘ritual’ kompulsi.
Cara ini dikenal sebagai exposure and response prevention (ERP) yang merupakan terapi andalan untuk OCD.
Contoh menerapkan terapi ini, bila kamu sering mencuci tangan secara berlebihan, cobalah untuk menyentuh pegangan pintu di mal, lalu tahan diri untuk tidak mencuci tangan.
Ketika kamu menahan diri untuk tidak melakukan dorongan untuk mencuci tangan tersebut, lama kelamaan dorongan tersebut secara bertahan akan hilang dengan sendirinya.
Dengan cara ini, kamu akan belajar bahwa kamu tidak perlu melakukan ritual untuk menghilangkan kecemasanmu, dan kamu memiliki kendali atas pikiran obsesif dan perilaku kompulsi.