Dua Pelajar Perempuan Jadi Korban Begal di Mesuji Raya OKI, Sempat Diancam Parang

Begal Rampas Sepeda Motor Dua Pelajar di Mesuji Raya.--
OKI NEWS - Dua pelajar perempuan menjadi korban begal saat melintas di jalan Desa Rotan Mulya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 29 November 2024, sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa ini terekam dalam video yang diambil warga dan kemudian viral di media sosial, melalui akun Instagram @oki_okut. Dalam video, kedua korban tampak kebingungan dan segera menelepon keluarganya usai peristiwa tragis tersebut.
Sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang mereka gunakan dirampas oleh dua pelaku. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban adalah siswi SMP yang tengah dalam perjalanan pulang untuk mengambil tugas sekolah.
Namun, di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh dua pelaku yang mengenakan celana panjang, baju lengan panjang, dan masker.
BACA JUGA:Tim Pemenangan JADI Hormati Hasil Pilkada OKI 2024 dan Ucapkan Selamat kepada Paslon MURI
BACA JUGA:Peringatan Hari KORPRI, Pj Bupati OKI Sampaikan Amanat Presiden kepada ASN dan Guru
Pelaku yang berpostur tinggi tersebut dengan cepat memaksa korban menyerahkan sepeda motor di bawah ancaman senjata tajam.
Kapolsek Mesuji Raya, Iptu Bambang, membenarkan kejadian ini. "Korban berinisial MS sudah melapor. Saat kejadian, mereka sempat melawan, namun pelaku mengeluarkan pisau untuk mengancam," ujarnya.
Bambang menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan jalur sepi yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Over Pass menuju jalan tol.
"Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku," tambahnya.
BACA JUGA:KPU OKI Umumkan PSU di Dua TPS Kecamatan Perairan, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Audit Belum Rampung, Kejari Pastikan Dua Kasus Dugaan Korupsi di OKI Masih Berlanjut
Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto, menyatakan bahwa pihak Polsek Mesuji Raya telah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Kami juga menyediakan layanan pengawalan gratis bagi masyarakat yang merasa tidak aman melintasi jalur rawan," kata Kapolres.