Pembangunan Museum Ikon Kebanggaan OKI Terus Berlanjut, Ditargetkan Rampung Awal 2026

Pembangunan Museum OKI Masuki Tahap Kedua, Diharapkan Selesai Awal 2026.--

OKI NEWS - Pembangunan museum yang diharapkan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengalami kemajuan pesat.

Museum ini akan menjadi pusat pembelajaran sejarah dan kebudayaan lokal, dengan rencana peresmian yang ditargetkan pada awal tahun 2026.

Berdiri megah di atas dua lantai, bangunan museum yang dibangun dengan bantuan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ini mengusung desain arsitektur modern.

Area museum juga akan dilengkapi dengan pos jaga untuk petugas yang akan mengawasi pengunjung, serta pagar yang mengelilingi kawasan guna menjaga keamanan.

BACA JUGA:Panselda OKI Prioritaskan Kenyamanan Peserta Seleksi PPPK Ibu Hamil dan Disabilitas

BACA JUGA:Warga Gagalkan Pencurian Sepeda Motor oleh Pelaku Bersenpi di Tanjung Rancing

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKI, Ahmadi Ilyas, menjelaskan bahwa pembangunan fisik museum ini sepenuhnya ditangani oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman OKI.

“Proyek ini menjadi tanggung jawab Dinas Perkim OKI yang mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan,” ungkap Ahmadi saat ditemui pada Minggu 8 Desember 2024.

Saat ini, proses pembangunan sudah memasuki tahap kedua, dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini. Meski beberapa bagian masih dalam pengerjaan, bentuk bangunan utama sudah mulai terlihat jelas.

“Jika anggaran untuk interior, partisi, dan perabotan sudah tersedia, kami berharap museum ini dapat segera dibuka pada awal tahun 2026,” tambahnya.

BACA JUGA:Kaca dan Besi GOR Biduk Kajang Kayuagung Pecah, Polres OKI Lakukan Penyelidikan

BACA JUGA:Dua Pelajar Perempuan Jadi Korban Begal di Mesuji Raya OKI, Sempat Diancam Parang

Museum ini tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan arsip bersejarah, tetapi juga akan menjadi pusat edukasi dan pembelajaran bagi pelajar.

“Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai ruang belajar yang dapat memperkaya pengetahuan generasi muda, terutama mengenai sejarah dan kebudayaan OKI,” jelas Ahmadi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan