Awas! Ini Risiko Jika Tubuh Kekurangan Nutrisi dari Buah dan Sayur

Jangan biarkan kurangnya asupan nutrisi penting ini menjadi ancaman bagi kesehatan kita dan generasi mendatang--
Kekurangan vitamin dan antioksidan dapat membuat kulit terlihat kusam, kering, dan lebih rentan terhadap masalah seperti jerawat.
Nah jangka panjangnya penelitian menunjukkan bahwa kurangnya konsumsi buah dan sayur secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.
BACA JUGA:Awas Pedas Menggoda, Petaka Mengintai! Ini Bahaya Kalap Konsumsi Makanan Pedas Usai Berpuasa
BACA JUGA:Tidur Nyenyak Bebas Asam Lambung! Coba 3 Posisi Jitu Ini, Tiada GERD di Malam Hari
Serat, vitamin, mineral, dan antioksidan dalam buah dan sayur memiliki efek protektif terhadap penyakit-penyakit tersebut.
Buah dan sayur umumnya rendah kalori dan tinggi serat, memberikan rasa kenyang lebih lama.
Kurangnya asupan makanan sehat ini dapat mendorong konsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi, yang berkontribusi pada kenaikan berat badan dan obesitas.
Beberapa penelitian mengaitkan kurangnya konsumsi buah dan sayur dengan peningkatan risiko stres, kecemasan, dan bahkan depresi.
BACA JUGA:Awas! Kelebihan Gula Ancam Kesehatan, Kenali Tanda-tandanya Disini!
BACA JUGA:Sakit Perut saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya untuk Ibadah Maksimal
Nutrisi dalam buah dan sayur berperan dalam produksi neurotransmitter yang memengaruhi suasana hati.
Beberapa jenis buah dan sayur, seperti wortel dan sayuran hijau, kaya akan vitamin A dan karotenoid yang penting untuk kesehatan mata.
Kekurangan nutrisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan di kemudian hari.
Mengingat besarnya risiko kesehatan akibat kurangnya konsumsi buah dan sayur, penting bagi setiap individu untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah pola makan.
BACA JUGA:Tidur Berkualitas, Puasa Lancar! Ini Rahasia Bugar di Bulan Ramadan Dengan Optimal